Menjadi Ibu Bahagia

Bagi perempuan, kehidupan akan bisa menjadi sangat berbeda, saat masih berstatus single dengan saat sudah menjadi seorang istri dan juga ibu.

Bagi perempuan single, melakukan hal apapun sekehendaknya itu bisa. Bebas. Memilih melakukan aktivitas atau bersantai terlebih dulu, bisa. Segera beristirahat saat sudah lelah beraktivitas, bisa. Pergi kemanapun dengan durasi waktu berapapun, bisa. Namun hal itu tidak bisa dilakukan perempuan yang sudah menjadi seorang ibu.

Saat akan pergi keluar rumah saja akan berpikir terlebih dulu. Dan waktu pergi pun akan terbatas. Mengingat ada anak yang senantiasa menunggu. Untuk melakukan pekerjaan domestik rumah tangga harus menunggu anak tidur atau ada yang menggantikan momong. Terkadang saat melakukannya pun harus terjeda karena anak  terbangun dari tidurnya atau  lagi rewel.  Saat rasa lelah dan kantuk melanda, namun anak masih susah ditidurkan dan asik bermain, maka keinginan untuk segera beristirahat dan tidur pun harus ditunda.

Bagi saya, menjadi seorang ibu dengan seorang putra yang masih batita menjadikan saya lebih produktif. Waktu yang tak lagi bebas membuat saya semakin menghargai waktu dan kesempatan. Saat anak tidur atau ada yang menggantikan momong adalah waktu saya untuk melakukan pekerjaan domestik dan berkarya.

Saya senatiasa terpacu untuk menyegerakan pekerjaan dan semakin semangat untuk berkarya.
Ibarat bola basket yang semakin ditekan kuat ke bawah, maka ia akan semakin membumbung tinggi ke atas. Yah. In sya seperti itulah saya.

Ada banyak tugas dan pekerjaan bagi seorang ibu. Ada banyak ladang pahala yang bisa digarap. Tentu apabila dilakoni dengan hati yang terjaga dan niat yang lurus semua itu akan mendatangkan pahala. Begitu pun ketika menyadari telah sempat berbuat khilaf dan salah karena lelah kemudian sedikit marah, bersegera untuk beristighfar in sya allah akan dapat pula mendatangkan pahala bagi kita.

Memahami betul-betul semua itu menjadikan SAYA SANGAT BAHAGIA DAN BERSYUKUR menjadi seorang ibu. Senantiasa memohon pertolongan pada-Nya agar diberi kekuatan dan kesabaran untuk mengemban amanah-Nya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendidik Dengan Cinta

Generasi Jaman Sekarang

Perempuan Jaman Now