Hal Pertama Yang Harus Dilakukan Saat Ingin Berbenah Diri

Tak terasa, 2021 sudah hampir selesai kita lewati. "Waktu terasa sangat cepat berputar ya."  Begini lah ungkapan yang sepertinya cukup banyak kita dengar dari orang sekitar. 

Beberapa diantara kita mungkin ada yang merasa, "hidupku kok gini gini aja ya." Merasa stagnan dan tak ada sesuatu berarti yang mampu dilakukan. Ingin berubah namun bingung harus darimana. 

"PERBAIKI SHOLATMU, MAKA ALLAH AKAN MEMPERBAIKI HIDUPMU"
Nah... Ini lah nasihat ringkas, padat dan aplikatif yang kita bisa terapkan dalam upaya kita memperbaiki diri dan hati.

Berbicara sholat sendiri. Sholat adalah gerakan terbaik untuk tubuh manusia. Semakin banyak seseorang sholat, akan semakin sehatlah iman, qolbu nya, juga raganya. Kita tidak mengerjakan sholat untuk sehat, tapi kita mengerjakan hal tersebut karena perintah Allah sholat adalah gerakan yang di dalamnya terdapat stretching dan reflexing. 

Sholat mengandung gerakan yang bermanfaat seperti saat kita berolahraga. Setiap gerakan menuntun kita pada sebuah kenyamanan. Dengan gerakan itu, otot-otot yang meregang dan persendian yang tertahan saat berdiri, rukuk, duduk, dan sujud mencapai titik optimal. Dan kembali pada posisi semula dalam keadaan rileks. Berdirinya saja disiplin atau diam, konsentrasi, merenung, dan berdoa. Dan itu menjadi stimulasi yg sangat mempengaruhi otak. Sholat disebut simulasi holistic agar tubuh menjadi sehat. 

Bagaimana dengan sholat tepat waktu? 
Sholat tepat waktu sangat dianjurkan oleh Rasullulah sebagai bukti ketaatan  kepada Allah dan dalam rangka menyesuaikan pengeluaran hormon hormon dalam tubuh dalam waktu yang sudah diperintahkan oleh Allah. 

Orang yang menunda-nunda Shalat tanya sebenarnya tengah mengacaukan sistem tubuhnya sendiri karena pengeluaran hormonnya jadi tidak optimal. 

Masih ingat betul, belasan tahun lalu saat masih di bangku sekolah, saya memiliki kebiasaan yang kurang baik sering menunda waktu sholat. Pernah pula di akhir waktu. Bahkan saat sedang menjalankan tetiba terdengar gema adzan. Ada perasaan bersalah yang besar. Memang fitrahnya kita sebenarnya begitu. Yang sebenarnya condong pada kebaikan. 

Waktu terus bergulir. Pengalaman hidup terus bertambah. Pembelajaran sebagian proses hidup terus berjalan. Melalui kajian kajian, teman, dan apapun itu membuat saya meriah hidayah itu. Saya tergugah untuk berbenah. Saya lebih nyaman jika sholat segera saya tunaikan. Ada semangat untuk bersegera dn berjamaah di musholla/ masjid pun mulu. Apalagi pernah ada di satu kelompok ngaji membuat targetkan ibadah,  termasuk sholat awal waktu. Hal ini turut berperan merubah kebiasaan saya. 

Saat sekarang ini, di usia dewasa saya kini, saya merasa seringkali ada dorongan untuk bersegera. Sebab ketika itu sudah ter tunaikan ada ketenangan luar biasa. Semisal baru saja pulang ke rumah, sedng saya paham sudah masuk waktu sholat sya akn sholat dulu. Saat di rumah mendengar adzan seringkali ingin bersegera. Dan kini, saya pun merasa kehidupan jadi jauh lebih baik. Allah tempatkan saya di dan lingkungan yang baik, dekat dengan orang-orang baik. Dimudahkan segala sesuatu. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendidik Dengan Cinta

Generasi Jaman Sekarang

Perempuan Jaman Now